Ada Terduga ODP, Warga Ketakutan Tim Satgas Covid-19 OKU Dinilai Lamban Bertindak

Posko siaga covid 19 yang didirikan warga Perumahan Chinta Karya Kelurahan Sekarjaya secara mandiri guna untuk mendukung pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah OKU

#Warga Sudah Melapor 

Baturaja, sebimbing.com – Beberapa pemukiman yang ada warganya kontak dengan Pasien Positif atau ODP ketakutan lantaran diduga pihak satgas Covid-19 Ogan Komering Ulu lamban bertindak.

Padahal, warga sudah menyampaikan ke RT bahkan ke tim satgas langsung untuk menindaklanjuti keluarga yang kontak erat dengan salah satu pasien positif covid-19 atau korona.

Seperti yang disampaikan warga perumahan Cinta Karya RT 06 RW 02 Kelurahan Cinta Karya Kecamatan Baturaja Timur. Warga setempat yang awalnya tidak panik kini was-was lantaran hingga detik ini belum ada tindakan tes terhadap oknum warga yang terduga kontak erat dengan pasien positif korona.

“Kami sudah menyampaikan hal ini kepada pemerintah baik RT hingga Tim Satgas OKU. Tapi belum ada tindakan nyata. Alasan mereka saat kami hubungi sangat tidak masuk akal serta mengatakan sudah ada pemeriksaan tapi saat kami tanya ke warga itu belum ada,”tegas ketua Perumahan Cinta Karya Novri didampingi Sufriyono serta Ibang dan warga lainya saat dikonfirmasi porta Sebimbing.com pada Rabu (22/4/2020).

Sebelumnya jelas mereka, warga telah berinisiatif sendiri dengan menyuruh oknum warga yang sempat kontak erat untuk isolasi mandiri serta melakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan mereka secara swadaya.

Bahkan membantu keperluan sehari hari seperti sembako warga yang tengah isolasi mandiri itu.

“Bukan kami ingin membesar besarkan, tapi kenyataan dilapangan penaganan oleh tim satgas Covid-19 OKU sangat lamban. Jika seperti ini kami takutkan akan banyak korban, apalagi kami dengar ada yang terkena orang tanpa gejala (OTG red),” jelas warga.

Warga berharap tim satgas bisa mengecek terlebih dahulu untuk langkah awal, jangan kejadian seperti ini membuat warga yang sebelumnya tidak resah menjadi was was dan panik.

Sementara sesaat sebelumnya Lurah Sekarjaya bersama bhabinsa dan bhabinkamtibas setempat mendatangi posko mandiri warga Perumahan Cinta Karya dan mengecek langsung kondisi posko.

Saat Lurah Sekarjaya mengontak melalui sambungan telepon salah satu tim satgas di Kelurahan itu terjadi perbincangan mengatakan jika warga yang kontak erat sudah didatangi pihaknya. Namun, saat Lurah menanyakan ke warga lalu warga yang menelpon salah satu keluarga yang isolasi mandiri malah membantah jika dirinya sudah diperiksa dan didatangi tim medis seperti penjelasan kepada Lurah.

“Tidak ada bu Lurah belum sama sekali didatangi, belum ada satupun tim medis ke sini untuk mengecek warga kami”tegas warga. Lurah pun langsung menelpon kembali tim satgas atau tim medis entah siapa itu barulah mengatakan jika pihaknya belum mendatangi rumah keluarga yang kontak erat itu.

“Jadi begini pak, tadi saya telepon jika pihak medis tim satgas kehabisan alat tes. Kemungkinan besok atau lusa akan diperiksa serta penyemprotan,”jelas Lurah Sekarjaya Elda kepada warga setempat.

Lurah juga mengafresiasi kepedulian warga perum Cinta Karya terhadap warga yang isolasi mandiri serta adanya posko mandiri satgas covid-19 di perumahan itu
Sementara warga berharap pihak satgas segera mengambil tindakan agar tidak ada stigma negatif.

“Kami berdoa semoga negatif. Tapi kami harap warga kami ini segera di tes sweb untuk mengetahui apakah positif atau negatif, agar warga tidak panik. Segera ambil langkah cepat walau kami tau kondisi seperti ini sulit bagi tim medis,”tegas warga dan berdoa pandemi ini bisa berakhir serta bersama sama memutis rantai penyebaran virus korona di OKU.

Terpisah tim satgas Covid 19 OKU saat dihubungi portal ini kemarin mengatakan akan menindaklanjuti laporan itu namun hingga hari berikutnya belum ada tindakan nyata.

“Ya akan kami tindaklanjuti dan kami datangi,”kata Jubir Satgas Covid 19 OKU Rozali.(wrd)