BSB Baturaja Didemo, Manajement Sebut Pendemo ‘Salah Alamat’

oleh -371 Dilihat
Aksi unjuk rasa oleh pendemo di Bank Sumsel Baturaja

Baturaja, sebimbing. Com – Manajemen Bank Sumsel Babel (BSB) Baturaja menilai aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah orang dikantor Cabang BSB Baturaja salah alamat. Pasalnya massa menuntut pihak bank memberikan data nasabah penyetor pajak yang melalui BSB.

Pemimpin Cabang BSB Baturaja, Muhammad Ramli Sinin mengungkapkan, aksi massa tersebut buntut dari unjuk rasa yang dilakukan di Bank BRI beberapa waktu lalu terkait lelang agunan. Lelang tersebut sudah dilakukan dan pemenang telah membayar pajak sesuai dengan NJOP dan BPHTB  melalui bank Sumsel Babel.

” Sebenarnya kita ini hanya sebagai kasir atau menerima pembayaran yang sudah ditetapkan oleh dinas terkait. Untuk berapa jumlahnya dan siapa yang membayar kita tidak bisa membukanya,” Ujar Ramli, Rabu (8/2/2023).

Dikatakan Ramli, pihaknya tidak bisa memberikan data tersebut karena nasabah dilindungi undang-undang perbankan. ” Nasabah kami dilindungi undang-undang jadi tidak bisa kami memberikan data pribadi, meskipun bisa itu hanya dilakukan penyidik atau pengadilan melalui prosedur tidak diberikan untuk umum,” Jelasnya.

Menurut Ramli, seharusnya massa melakukan aksinya di dinas terkait jika ingin mengetahui berapa jumlah atau siapa yang membayar pajak. Apalagi proses lelang bukan dilakukan di BSB melainkan melalui lelang negara dan ada panitia tersendiri.

” Jadi sekali lagi kami tegaskan kami tidak bisa memberikan data nasabah. Untuk itu kami mohon maaf karena kami tidak mungkin membocorkan yang seharusnya di rahasiakan,” Tegasnya.

Sebelumnya sejumlah orang menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor cabang BSB Baturaja. Aksi massa ini menuntut keterbukaan  BSB Baturaja terkait pembayaran pajak serta NJOP dan BPHTB lelang rumah milik salah satu nasabah Bank BRI Baturaja.

Dalam aksi tersebut sekitar 90 personil kepolisian dari polres OKU diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Kabag Ops Polres OKU, Kompol Liswan Nurhafis menambahkan aksi tersebut berlangsung kondusif dan massa membubarkan diri usai menyampaikan tuntutannya.

” Aksi berjalan dengan lancar dan massa sudah membubarkan diri. Ada 90 personil yang kita terjunkan untuk mengamankan aksi hari ini,” Pungkas Liswan.(aga)

No More Posts Available.

No more pages to load.