“Kami di kumpulkan menjadi satu ditengah ruangan, di Katai bodoh, goblok, di Katai anak iblis, bahkan teman saya sempat di interogasi diruang tepisah oleh mereka,” katanya seraya menunjukkan rasa kekecewaan.
Terpisah, Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni melalui Kabag Ops Kompol Sulis Pujiono saat di konfirmasi terkait aksi puluhan aktifis itu mengaku telah menerima perwakilan massa aksi dan melakukan mediasi.
“Tadi sudah di sampaikan kepada Kasatreskrim dan meminta untuk mengevaluasi. Nah Kasatreskrim sendiri akan melakukan itu. Nah terkait ada kasus yang di SP3 kan, nanti akan di lakukan evaluasi oleh Kasatreskrim,” kata Kompol Sulis Pujiono.
Menurut Kabag ops, dari beberapa laporan yang di sampaikan para aktifis itu, saat ini ada yang tengah berposes, ada yang di SP3 kan dan ada yang masih dalam tahap penyelidikan. Namun ia memastikan setiap laporan yang disampaikan kepada polres OKU akan di proses sesuai dengan prosedur.
“Kalau laporan pasti akan di tindak lanjuti sesuai prosedur. Nah, berkaitan dengan kendala, mungkin itu Kasatreskrim yang lebih tahu,”katanya.(tin)










