Dipecat Sepihak Karyawan PT Indomarco Baturaja Hanya Diberi Upah Sebulan Gaji, Padahal Ngabdi 25 Tahun

Ekonomi, Nasional, Oku, Sumsel235 Dilihat
Depo Indomarco Baturaja


Baturaja,sebimbing.com – Maryadi (52) karyawan PT Indomarco Adi Prima di Baturaja dipecat sepihak dan hanya diberi upah satu bulan gaji.

Maryadi mengaku di pecat terakhir menjabat sebagai canvass salesman wilayah Belitang OKU Timur. Dan sudah bekerja sejak tahun 1996 atau sudah bekerja 25 tahun. 


Namun 10 Maret lalu dirinya diminta untuk tidak masuk bekerja lagi dan di berikan surat pemberhentian oleh perusahaan yang memasarkan produk Indofood ini. Menurut Maryadi surat pemutusan hubungan kerja tersebut di berikan oleh staf gudang Indomarco yang terletak di jalan Garuda depan islamic center Baturaja.


” Saya juga tidak mengerti tiba tiba saya datang ke kantor untuk absen saya di tegur oleh karyawan lain kalau saya tidak perlu absen lagi. Kemudian ada yang memberikan surat pemberhentian saya,” Kata Maryadi, Rabu (31/3/2021).


Dirinya sempat menanyakan pemberhentian nya tersebut kepada manajemen namun salah satu staf mengaku hanya menjalankan perintah perusahaan. Namun sayang pemecatan tersebut juga tidak disertai dengan uang pesangon sesuai dengan peraturan Disnaker. Dimana Maryadi hanya diberikan uang gaji satu bulan sebesar 4,5 juta rupiah.

” Kalau uang pesangon saya tidak menerima, kemarin mau di beri 4,5 juta rupiah tapi uang akan di berikan setelah saya tanda tangan surat PHK. Tapi saat ini saya tidak tanda tangan karena saya menuntut hak saya jika memang saya di PHK,” Kata Maryadi.


Dikatakan Maryadi, Selama 25 tahun ia bekerja memang sering mendapat surat peringatan namun kesalahan tersebut tidak merugikan perusahaan dan terkesan mengada-ada. Terakhir ada selisih hitung 10 karton mie instan. 


Namun setelah di telusuri selisih tersebut ditemukan dan sudah di bayar oleh pihak toko yang menerima kelebihan order barang.” Selama ini saya pernah pegang uang tagihan perusahaan sampai ratusan juta, kalau saya mau sudah saya bawa kabur, tidak mungkin saya mau menggelapkan 10 karton mie instan. Namun hal ini yang dianggap kesalahan saya sehingga di PHK,” jelas Maryadi.


Maryadi yang didampingi Ketua Konfederasi Serikat Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Amrul Alamsyah berharap pihak perusahaan berlaku adil dan memberikan haknya sesuai dengan undang undang ketenagakerjaan. Karena uang pesangon yang diberikan perusahaan tak sesuai Undang-undang Ketenagakerjaan pada pasal 156 ayat 2 menyebutkan jika seorang pekerja yang sudah bekerja diatas 24 tahun di PHK, maka kompensasinya perusahaan harus memberikan 9 bulan upah, 10 bulan upah penghargaan.


” Jadi jika ditotal hak-hak yang harus dibayar perusahaan kepada Maryadi sebesar Rp 225 juta rupiah. Namun kenyataannya berbeda sehingga kita berharap ada itikad baik perusahaan dan kita siap memediasi keduanya,” Amrul Alamsyah.


Menurut Amrul yang didampingi oleh Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Herman Sawiran, PT Indomarco tidak menerapkan aturan yang dibuat oleh pemerintah.

Mengingat PT Indomarco melakukan pemecatan terhadap karyawan secara sepihak, namun tidak memberikan hak-haknya yang sudah mengabdikan diri kepada perusahaan selama ini.


Sementara itu Agus, Office Manager PT Indomarco Adi Prima Palembang saat dihubungi mengatakan sudah menerima surat dari Ketua KSPSI OKU terkait pemecatan sepihak kepada Maryadi. Kata Agus pihaknya juga sedang menunggu arahan dari pusat terkait PHK sepihak ini.” Kita hanya menjalankan tugas kami dikantor, terkait kebijakan ada dikantor pusat. Dan surat yang sudah masuk sebelumnya sudah kami kirim ke Jakarta dan kita tunggu saja,” Kata Agus.