DPD Nasdem OKU Peduli, Bantu APD ke Pemda OKU

Covid 19132 Dilihat


Baturaja – DPD Nasional Demokrat (Nasdem) OKU turut berpartisipasi menanggulangi wabah covid-19 khususnya di Kabupaten berjuluk Sebimbing Sekundang itu.

Sekjen Nasdem OKU Rakhmat Saleh didampingoli pengurus memberikan langsung bantuan 100 set hazmat, faceshield dan sarung tangan kepada Pemerintah OKU untuk disalurkan.

Pemberian itu langsung diterima Bupati OKU Drs H Kuryana Asis yang juga ketua Partai DPD Nasdem OKU di Pendopo Rumah Kabupaten pada Selasa (5/5/2020) pagi.

Sekjen DPD Nasdem OKU Rakhmat Saleh mengungkapkan pemberian itu merupakan bentuk kepedulian Nasdem OKU dalam upaya menanggulangi penyebaran virus korona atau Covid-19 di OKU serta dalam bentuk dukungan terhadap pemda OKU mengatasi pandemi ini.

Nasdem OKU kata Rakhmat selalu berupaya mendukung semua program yang akan dijalankan pemerintah daerah demi kemaslahatan warga OKU termasuk mengatasi pandemi korona yang diketahui juga menyerang kabupaten OKU.

“Ada seratus APD meliputi masing set hazmat faceshield dan sarung tangan, tapi kebetulan ketua DPD Nasdem OKU yang juga Bupati OKU pak Kuryana yang menerimanya langsung,”jelasnya.

Bapak Kuryana jelas Rakhmat sangat mendukung kegiatan seperti ini. Didalam organisasi kepartaian itu sangat ditekankanya.

Selain itu DPD Nasdem OKU juga dihari yang sama mengevakuasi Sulastri (30) seorang warga RT 07 RW 03 Baturaja yang kediamanya tepat di depan SMKN 3 OKU diduga menderita infeksi saluran kemih.

Dipimpin langsung oleh ketua Nasdem OKU Drs Kuryana Azis Sulastri akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit setelah diketahui korban hanya dirawat dirumah saja selama dua tahun lantaran tidak mau berobat serta kekurangan biaya.

Kuryana bersama Sekjen Nasdem OKU beserta pengurus juga memberikan bantuan sembako kepada Sulastri.
Bupati OKU Drs Kuryana Azis menyampaikan kalau menyimak dari media televisi hampir semua daerah sudah terpapar virus ini termasuk Kabupaten OKU. Maka dari itu peran semua pihak sangat diharapkan untuk mengatasi pandemi ini.

Pemerintah kata dia saat ini bisa dikatakan kewalahan semua dana difokuskan ke penaggulangan virus ini, sebab sangat memerlukan dana yang tidak sedikit.
Kabupaten kota juga wajib mengembalikan menarik dana yang ada di daerah jika tidak dana DAU (gaji kepegawaian red) akan ditunda. 

“Semua lembaga harus berfartisipasi ikut untuk bagaimana upayanya untuk penanggulangan ini, saya beberapa waktu lalu lalu telah mengumpulkan dan mengundang lembaga dan perusahaan. Pemerintah daerah tidak pernah meminta uang tapi yang kami minta APD dan lainya silahkan akan kami terima, tegas Kuryana.(wrd)