Emosi Sesaat Terhadap Istri Dading Diciduk Polisi

oleh -145 Dilihat
Tersangka Dading saat diamankan polisi Polsek Ulu Ogan

BATURAJA – Dading (43) Warga Desa Kelumpang Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), harus berurusan dengan polisi hanya gara gara emosi sesaat terhadap istri sahnya.
Ia memukul istrinya yang baru pulang dari memasak sayur nangka dengan menggunakan panci hingga korban mengalami luka lebam.

Istri pelaku, Silon Nirmawati (40) yang tak terima perlakuan suaminya tersebut kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ulu Ogan Polres OKU. 


Pelaku kini sudah ditangkap polisi dan diamankan di Mapolres OKU untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kapolsek Ulu Ogan Iptu Eddy Hernata Mengungkapkan. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut terjadi pada Selasa 28 Juli lalu di rumah keduanya di Desa Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan, barulah beberapa hari ini melaporkan.

Peristiwa tersebut bermula saat korban (istri tersangka red) pergi kerumah tetangganya untuk memasak sayur nangka. Saat itu korban pergi dari rumah sekitar pukul 09.30 wib. Sekitar 3 jam setengah korban meninggalkan rumah membuat marah tersangka hingga saat korban  Selesai memasak sayur nangka dan  pulang kerumah pelaku langsung marah marah kepada korban.

” Sebelum pemukulan, pelaku menanyai korban darimana saja seharian tidak pulang, dan dijawab korban dirumah tetangga memasak sayur nangka, kemudian keduanya cekcok mulut,” Ujar Kapolsek Ulu Ogan Iptu Eddy Hernata.


Tersangka kemudian emosi dan langsung memukulkan panci sayur nangka tersebut kearah muka korban sehingga membuat pipi sebelah kanan korban mengalami luka lebam akibat hantaman panci sayur nangka tersebut. ” Korban dipukul menggunakan panci, hingga luka lebam,” Kata Eddy.


Terasangka sendiri berhasil diamankan dirumahnya Rabu (4/8/2020) tanpa perlawanan berikut barang bukti buku nikah dan panci stainless warna hitam yang dipukulkan Tersangka kepada korban.


Menurut Kapolsek Kasus Tersangka sendiri saat ini dilimpahkan ke unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim polres OKU. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 44 UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Fisik Dalam Lingkup Rumah Tangga.


” Kasusnya kita limpahkan ke unit PPA Satreskrim polres OKU, Tersangka akan di jerat dengan pasal tentang KDRT dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun penjara,” tukas Edy.
Sementara pelaku sendiri mengaku khilap dan emosi lantaran sang istri tak kunjug pulang dari luar.

No More Posts Available.

No more pages to load.