“Memang saat kami menghadap gubernur dan Bupati waktu itu kami diperintahkan adakan tingkat Provinsi tapi setelah berjalanya waktu banyak sekolah dari kabupaten kota diluar Oku keberatan. Alasanya tidak mampu anggaranya, karena memang ini berbentuk tim jadi memang perlu biaya ekstra. Jadi itu kendala banyak kabupaten/kota yang tidak ikut, tapi tetap ajang ini tingkat Provinsi,”kata Awal.
Untuk OKU sendiri diterangkan Awal, kegiatan semacam ini sudah tahun ke 10 pihaknya menyelenggarakan lomba PBB. Antusiasnya pun setiap tahun bertambah yang dulu hanya diikuti 5-6 tim saja, namun saat ini sudah mencapai 30 tim paling sedikit.
“Kita ingin menjaga semangat anak muda menanamkan nilai budaya sekaligus sebagai ajang silaturahmi. Lomba ini juga baik SMP dan SMA kita adu jadi seperti tahun lalu SMP 1 yang juara nah tahun ini SMA 4 yang juara. Yang kita nilai kedisiflinan dan semangat anak, kreasi saat lomba,”tukasnya. Seraya menegaskan untuk tahun depan kegiatan seperti ini akan dianggarkan melalui Dinas pemuda dan olahraga.
















