Janjikan Lulus ASN Sipir Hingga Kuras Korbanya Ratusan Juta, Dukun Palsu di OKU Diciduk Polisi

oleh -161 Dilihat
dukun palsu (tengah)saat diamankan Polisi di Mapolres OKU


Baturaja,sebimbing.com – Jajaran Satreskrim Polres OKU, berhasil menciduk dukun palsu yang telah merugikan banyak korban hingga ratusan juta rupiah di Baturaja.


Dukun palsu bernama M Arindi alias Ari (29), warga Jalan Gotong Royong, RT 012/RW 005, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur telah menipu salah satu korbanya FK (44)  warga jalan Imam Bonjol, Lorong Masjid, Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur OKU dengan menjanjikan bisa meloloskan anak korban untuk jadi ASN di kementrian Hukum dan Ham (sipir).

Terpedaya dengan janji itu FK alhirnya terbujuk rayuan dukun palu itu dan memenuhi keinginan yang dimintanya.


Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Mardi Nursal, Sabtu (5/3), menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada 27 Agustus tahun 2021 lalu.


Kronologisnya dari keterangan korban kepada polisi, kala itu tersangka M Arindi alias Ari (29), warga Jalan Gotong Royong, RT 012/RW 005, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, bersama istrinya datang ke rumah FK dengan menjanjikan bahwa ia bisa meloloskan anak korban yang ingin bekerja dengan ritual doa.


“Pelaku ini mengaku bisa meloloskan anak korban namun dengan syarat harus menyerahkan uang Rp 5 juta untuk membeli peralatan ritual. Korban percaya, lalu menuruti keinginan dukun palsu ini,” ucap Mardi.


Dilanjutkan Mardi, beberapa hari kemudian tersangka kembali mendatangi rumah FK untuk mengantarkan 1 buah kendi yang berisikan tasbih dan tersangka menyuruh untuk menanam dan menguburkan kendi tersebut disamping rumahnya.
Setelah itu tersangka sering menghubungi korban dan meminta uang secara cash dan juga meminta korban untuk mentransfer dan mengirimkan uang secara berkali – kali.


Tersangka meminta korban mengirim uang ke sejumlah rekening dengan masing – maing pemilik rekening Atas nama M Aindi, Rison, Pebriyanti, dan rekening atas nama Halimah dengan alasan untuk memperlancar tes anak korban,” lanjut Mardi.
“Totalnya mencapai Rp 220 juta yang sudah diambil pelaku,”jelsnya.


Namun, harapan hanya tinggal harapan saja. Faktanya, setelah korban menyerahkan banyak uang kepada pelaku, anaknya tak kunjung diterima bekerja. Sementara sang dukun palsu pun tak mengembalikan uang tersebut.


Dari hasil penyelidikan polisi, akhirnya Sat Reskrim Polres OKU berhasil mengamankan pelaku saat berada di Palembang. Dari tangan pelaku polisi juga berhasil mengumpulkan barang bukti 1 buah kendi, 1 buah tasbih besar, 1 buah buku tabungan Bank BRI An M Arindi dengan Norek 561001011841530, print out rekening koran Bank BRI an Kurniawan, serta 1 buah kartu ATM BRI.

Saat ini pelaku telah diamankan, dan harus merasakan dinginya lantai hotel prodeo.(dor)

No More Posts Available.

No more pages to load.