Kajari OKU Hantarkan Pelaku RJ ke Keluarga, Tangis Hari ‘Pecah’

Berita, Edukasi, Nasional36 Dilihat
Pemberian Restorative Justice (RJ) oleh Kajari OKU Choirun Parapat terhadap pelaku penganiayaan di Desa Batu Raden OKU

BATURAJA,SEBIMBING.COM – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU),kembali memberikan Restorative Justice (RJ) terhadap pelaku penganiayaan seorang warga Batu Raden Kecamatan Lubuk Raja OKU. 

Ada yang lain dari biasanya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Choirun Parapat didampingi Kasi Pidum Oktriadi dan pegawai kejaksaan lainya mengantar pelaku berinisial TS kepada keluarganya. 

Kegiatan yang dikemas di kantor Kades Batu Raden itu dihadiri keluarga korban dan keluarga pelaku itu sendiri. 

Isak tangis tak terbendung mana kala Kajari OKU Choirun Parapat memberikan surat keputusan bebas tanpa syarat kepada korban dihadapan keluarga pelaku dan korban, selain itu Choirun melepaskan secara simbolis rompi tahanan untuk selanjutnya menyuruh pelaku bersua dengan istri dan anak serta keluarga korban. 

Momen langka itu turut disaksikan Camat Lubuk Raja Ogan Amri, Kapolsek Lubuk Raja Ipda Indra Gunawan. 

Dihadapan para tamu undangan yang hadir saat itu, TS langsung bersujud syukur dan berlutut mencium tangan dan kaki keluarganya serta korban. Sambil tersedu TS meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

“Saya mengucapkan Terima kasih khusunya bapak Kajari dan korban yang saya aniaya, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi dan akan taat menjalankan perintah Alllah,” ucap TS dihadapan para tamu undangan saat itu. 

Sementara itu, Kajari OKU Choirun Parapat menjelaskan pemberian RJ terhadap pelaku telah sesuai dengan ketentuan dan melalui proses yang cukup panjang dari para Jaksa dilingkungan kerjanya. 

Pihaknya juga melibatkan perangkat desa, para tokoh agama tokoh masyarakat dan pihak kecamatan untuk memberikan RJ secara langsung. 

“Ini RJ yang ke 4 di tahun 2024 ini, jadi kami sengaja langsung mengantarkan pelaku ke keluarganya agar dapat menjadi contoh terhadap masyarakat luas. Dan harapan kami pelaku tidak mengulangi lagi, ” tukas Choirun.