Kasus DBD Meningkat Teddy Intruksikan Fogging Masal, Dinkes OKU Gerak Cepat

Petugas Dinkes OKU melakukan Fogging di salah satu sekolah di kota Baturaja

Baturaja, sebimbing.com – Kasus demam berdarah dengue atau DBD di beberapa wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), meningkat membuat dinas kesehatan setempat melakukan fogging setelah intruksi Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah.

Penyebaran kasus demam berdarah dengue atau dbd di beberapa daerah OKU makin meningkat, Dinas Kesehatan setempat mencatat sejak Desember lalu hingga Januari atau memasuki peralihan musim tahun ini ada 50 kasus DBD dan satu orang meninggal.

Melihat kejadian itu, penjabat bupati OKU H Teddy Meilwansyah langsung menginstruksikan dinas kesehatan untuk melakukan antisipasi nyata.

Selasa pagi dinas kesehatan OKU langsung menerjunkan tim untuk melakukan fogging menyasar sekolah sekolah serta pemukiman padat.

Dinkes OKU mengungkapkan anak-anak sangat rentan terkena penyakit demam berdarah yang disebabkan nyamuk aedes aigepty.

Menurut kepala dinas Kesehatan kabupaten OKU Dedy Wijaya, saat ini di kabupaten OKU penyakit DBD mulai meluas terutama kepada anak-anak, mulai dari musim penghujan di tahun 2023, Dinkes OKU telah menerima laporan sebanyak 50 kasus positif DBD.

Pihaknya melakukan pencegahan wilayah yang menjadi dugaan seperti sekolah bisa saja menjadi awal mula penyebaran nyamuk aedes aigepty.

“Tercatat ada 50 kasus tersebar dibeberapa wilayah. Hari ini kami melakukan fogging masal sesuai intruksi pak Pj Bupati, sebelumnya juga sudah kami lakukan menyasar pemukiman yang terdata ada korban DBD, ” Kata Deddy.

Dijelaskan Deddy pihaknya juga menginstruksikan semua pelayanan kesehatan puskesmas,puskesmas untuk melakukan fogging di wilayah kerja masing masing.

Dinkes OKU mengaku dengan dilakukan fogging fokus ini dapat mengantisipasi penyebaran kasus positif dbd di kabupaten oku dan menghimbau masyarakat untuk hidup sehat.

Saat ini dinkes OKU mengaku telah melakukan pendataan wilayah wilayah yang terdata ada korban dbd untuk menjadi perhatian khusus.

“Kita telah membagikan obat obatan dan bubuk pembasmi jentik nyamuk ke desa dan kelurahan melalui Puskesmas ” Terangnya.(wid)