Korban Perundungan Siswa SMP Berdamai di Kantor Polisi

oleh -42 Dilihat
Kedua pelaku dan korban didampingi orang tua mereka berdamai di unit PPA Satreskrim Polres OKU

Baturaja,sebimbing.com – Kasus Perundungan siswa SMP di Baturaja Ogan Komering Ulu (OKU), yang korban yang ditendang dan ditinju oleh rekanya akhirnya menempuh jalur restorasi justice atau berdamai di unit PPA Polres OKU pada Jumat (8/12/2023).

Ditemani orang tuannya,kedua pelaku berinisial J (13) warga Talang jawa RT 001 RW 001 Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU serta R (13) warga jalan Kapt Syahrial RT 001 RW 001 Kecamatan Baturaja Timur OKU melakukan perjanjian yang disaksikan orang tua korban dan korban F Warga Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat OKU.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono melalui Plt Kasat Reskrim Iptu Dedy Iskandar menjelaskan sesuai kesepakatan kedua belah pihak kasus penganiayaan tersebut disepakati berdamai. “Kita sudah selesaikan secara restoratip justice orang tua korban dan pelaku termasuk korban dan pelaku yang masih dibawah umur sudah sepakat berdamai, ” kata Iptu Dedy pada Senin (11/12/2023).

Memang kata Iptu Dedy sebelumnya kita menerima laporan Pengaduan Masyarakat (Dumas) pada tanggal 7 Desember 2023 ke unit PPA terkait permasalahan perundungan. Namun pada Jum’at sore kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai dan kita fasilitasi di ruang unit PPA Polres OKU.

Sementara itu, Kanit PPA IPDA Gustaf Prawira SH menuturkan pihaknya telah Menindaklanjuti laporan Dumas dari keluarga Korban. Dirinya mengaku telah memanggil kedua belah pihak untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kita sudah panggil kedua belah pihak baik Korban (FJ) Maupun pelaku (JD) dan pelaku (RY) beserta para orang tua mereka. Kami berupaya melakukan mediasi antara kedua belah pihak, dan Alhamdulillah tanggal 8 Desember 2023 kemarin sudah terjadi kesepakatan damai dan pihak korban telah mencabut laporan tersebut,” tuturnya.

Dikonfirmasi mengenai motif dibalik terjadinya aksi perundingan itu, Gustaf menampik jika berlatar belakang ketersinggungan di media sosial.

“Tidak ada ketersinggungan di media sosial. Ini murni kenakalan remaja yang terjadi,” ujarnya.

Saat ini sambung Kanit PPA kedua belah pihak telah di pulangkan ke keluarganya masing – masing. “Setelah di sepakati damai itu, baik korban maupun pelaku sudah dipulangkan ke keluarganya masing – masing,”tuturnya.(wid)

No More Posts Available.

No more pages to load.