Lurah Sekar Jaya ‘Geram’ Ada Oknum Pengembang Perumahan Tak Perhatikan Lingkungan

Berita, Nasional, Oku, Sumsel473 Dilihat
Lurah Sekar Jaya Arnando (nomor dia dari kiri) bersama RT dan warga saat meninjau salah satu titik tidak adanya drainase di lingkungan Kelurahan Sekar jaya

Baturaja,sebimbing.com – Belakangan ini Lurah Sekar Jaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), ‘geram’ banyak mendapat laporan dari warganya terkait ulah nakal oknum pengembang Perumahan (Deplover red), yang tidak memperhatikan lingkungan saat pembangunan unit perumahan di wilayah Sekar Jaya dan sekitarnya, sehingga merugikan warga. 

“Sudah banyak yang melapor ke kami, mulai dari drainase yang tidak baik serta banyak jalan rusak akibat hilir mudik alat berat dan mobil pengembang perumahan. Tentu saya sangat prihatin, sebab hal ini sangat merugikan warga kami, ” ucap Arnando Lurah Sekar Jaya, Senin (4/9/2023) diruang kerjanya. 

Untuk itu, Arnando meminta setiap pengembang perumahan agar memperhatikan lingkungan sekitar, mulai dari membuat drainase yang baik serta pembuangan air agar bisa mengalir baik di drainase milik pengembang maupun darainase yang sudah ada. 

Selanjutnya meminta, pengembang untuk membuat jalan permanen agar warga bisa beraktifitas dengan lancar, menyiapkan air bersih di lingkungan yang akan dikembangkan serta memperhatikan jalan warga yang dilalui. 

“Jangan sampai pengembang perumahan bisa menimbulkan permasalahan baru misalkan banjir serta jalan rusak. Tentu hal ini tidak kita harapkan bersama, ” ucap Lurah Sekar Jaya tegas. 

Baru-baru ini dijelaskan Lurah Arnando, banyak warga seperti di lingkungan  RT 04 laporan dilalui mobil berat serta banyak lagi yang lainya. 

“Ada juga di RT 15 lokasi perumahan di RT 17 terkait drainase, RW 03/RT 08 seberang danau yang di khawtirkan akan banjir di wilayah RW 03 Itu yang melapor ke kami. Jadi warga sudah sangat resah, “tuturnya.

Pihaknya jelas Arnando, tidak bisa berbuat banyak lantaran segala perizinan dan lainya tidak melalui pihaknya apalagi saat ini sudah online dan lainya. Sementara banyak permasalahan muncul akibat seenaknya membangun tanpa memperhatikan lingkungan. 

“Ibarat kata kami ini hanya menerima masalah saja, warga melapor ke kami sementara pengembang laporan ke kami saja sering lalai tiba tiba sudah melakukan pembangunan. Ini dilema kami di kelurahan, “keluh Arnando. 

Pihaknya berharap para pengembang bisa memperhatikan lingkungan sekitar agar saat musim penghujan nanti tidak terjadi banjir dan lain sebagainya. (Wid)