Makin Cerdas Hidup di Era Digital

oleh -97 Dilihat

BATURAJA,sebimbing.com– Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan terus bergulir. Webinar bertajuk Hidup Pintar di Era Digital digelar Kamis (14/10/2021).

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Webinar kali ini menyasar segmen Pelajar dan Masyarakat OKU Selatan dan sukses tercatat 610 orang peserta yang terdaftar dalam webinar ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para Narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, Dr.Bambang Sadono.,S.H.,M.H, Azizah Des Derivanti.,M.I.Kom, Dra.Suwarni.,M.M, Darwadi MS.,M.I.Kom dan influencer @ghinabastiana Bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) sekaligus memberikan pengalamannya.

Pada Sesi pertama Dr.Bambang Sadono.,S.H.,M.H, menjelaskan terkait menjadi masyarakat digital berbudaya Indonesia. Hal ini agar masyarakat Indonesia tetap dapat mempertahan budaya Indonesia dan memperkenalkan budaya kita ke dunia.

” karena ditengah terpaan media digital saat ini masyarakat kita lebih banyak mengenal budaya asing yang masuk kemudian menjadi popular dibandingkan budaya kita sendiri,” Ujarnya.

Sementara, Azizah Des Derivanti.,M.I.Kom Menambahkan terkait keamanan digital, ada tiga penyalahan jejak digital yang sering terjadi di masyarakat, yang pertama digital exposure misalnya pebisnis akan memberikan produk atau jasa kepada influencer, yang kedua phising yakni penipuan dengan memanfaatkan akun untuk menguak informasi korban, dan reputasi professional.

“Cara mengantisipasinya dengan tidak menyebarkan data penting, membuat password yang kuat untuk sosial media, jangan memposting sesuatu yang bersifat personal, dan gunakan layanan pelindung data pada perangkat,” Tambahnya.

Dra.Suwarni.,M.M Kepala SMA NEGERI 1 Buay Sandang Aji menegaskan mengenai kecakapan digital yang harus dimiliki antara lain keterampilan dasar digital mampu menggunakan teknologi digital yang paling dasar , kecakapan komunikasi, kecakapan menangani informasi, kecakapan bertransaksi melalui jaringan internet dan kecakapan penyelesaian masalah melalui perangkat digital.

Hal ini sambung narasumber lainnya Darwadi MS.,M.I.Kom ada beberapa hal yang dilarang dalam UU ITE terkait distribusi konten, diantaranya yang pertama melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan pemerasan, yang kedua penyebaran berita bohong yang merugikan konsumen.

” Kemudian yang ketiga menimbulkan rasa kebencian/permusuhan (SARA), yang keempat anacaman kekerasan/terror pribadi,” Kata Darmadi.

@ghinabastiana Sebagai key opinion leader dalam webinar kali ini, menuturkan bahwa menarik sekali mengenai hidup pintar di era digital karena saat ini kita harus cerdas memanfaatkan ruang digital termasuk media sosial, berbelanja daring.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber, salah satunya, Rais bertanya apakah tradisi digital ataupun budaya digitalisasi dapat menggantikan tradisi tradisional? Yang dijawab oleh Dr.Bambang Sadno.,S.H.,M.H, . menurutnya dengan perkembangan digital bisa dilakuakan beragam hal secara virtual sedangkan substansi masih bisa dipertahankan misalnya dalam dunia pendidikan meskipun nanti sudah tatap muka tetapi ada perubahan yang nantinya bisa digantikan secara virtual agar lebih efisien secara waktu dan biaya.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian 25 kali webinar yang diselenggarakan diKabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.