Parah, Oknum Caleg DPRD OKU Partai Garuda Digrebek Warga Serumah Dengan Seorang WIL Tanpa Ikatan Pernikahan yang Sah

Hukum, Nasional, Oku, Sumsel51 Dilihat
paling kanan sudut Hirudin (baju hitam) oknum Caleg Dapil II OKU partai Garuda saat memberikan keterangan kepada warga

BATURAJA, SEBIMBING. COM-  Seorang oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD OKU, Hairudin (51) yang telah beristri diketahui merupakan caleg partai Garuda dapil 2 nomor urut 1 dan tercatat sebagai warga desa Muara saeh Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (3/2/2024) malam digrebek warga berdua serumah dengan Wanita Idaman Lain (WIL)

Dari hasil penyelidikan warga oknum caleg itu tidak miliki dokumen pernikahan yang sah, namun telah tinggal serumah. Kejadian itu terjadi di perumahan Graha Yasa RT 04 RW 01 Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Diketahui, H tinggal serumah dengan sang wanita berinisial ZA yang tercatat sebagai warga desa Bunglai Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya. Kedua pasangan itu telah membeli rumah di kelurahan kemelak Bindung Langit dan tinggal serumah sejak 1 bulan terakhir.

Merasa resah dengan itu warga mengaku timbul kecurigaan bermula ketika 3 hari lalu, ayah Zhellin yang kala itu berkunjung ke rumah itu dan sempat berbincang kepada warga setempat dan menitipkan anaknya kepada warga.

“Waktu itu ayahnya perempuan ini bilang titip anak saya, tolong diperhatikan. Ayahnya ini bilang kalau Zhellin ini seorang janda,” ujar Deni Maulana perwakilan warga setempat.

Namun ternyata ada seorang laki – laki (Hairuddin, red) yang tinggal di rumah itu. Hal itulah yang membuat warga resah dan menggerebek pasangan itu.

“Makanya kita datangi malam ini. Awalnya Hairuddin ini bersikeras bahwa dirinya sudah menikahi Zhellin secara sirih meski tanpa sepengatuan istri tuanya dengan menunjukkan surat keterangan nikah sirih kami duga palsu. Namun kami (warga red) tetap merasa bahwa surat keterangan nikah sirih yang di tunjukkan Hairuddin terdapat kejanggalan. Dimana pada surat itu hanya terdapat tanda tangan kedua mempelai, 2 orang saksi (bukan orang tua wanita) serta diketahui oleh 1 orang lainnya,” beber Deni.

Merasa tak puas, wargapun memanggil Jepri Rahmat yang merupakan adik kandung Zhellin yang menikahkan, Amrul arzak selaku saksi pernikahan serta menghadirkan tokoh agama di RT setempat untuk meminta penjelasan secara hukum agama.

“Setelah dijelaskan oleh tokoh agama barulah terungkap bahwa Jepri Rahmat yang kala itu menikahkan Zhellin ternyata tidak diketahui oleh ayah kandung Zhellin. Padahal menurut keterangan tokoh agama bahwasanya itu adalah kesalahan fatal dimana seharusnya yang menjadi wali nikahnya haruslah ayah kandungnya, sebab dia masih hidup,”lanjutnya.

Sementara, baik Hairuddin maupun ZA mengaku bahwasanya pernikahan sirih mereka tak diketahui oleh orang tuanya. Bahkan Hairuddin juga mengaku bahwa istri sahnya tidak mengetahui perihal pernikahan nya dengan ZA.

“Ya pak, saya yang menikahkan waktu itu, namun saya tidak memberi tahu ayah saya. Hal itu lantaran saya takut ibu saya ada penyakit jantung,”ucap Jepri.

Mengetahui surat nikah sirih itu diduga tidak sah, warga kian geram dan berencana akan mengarak pasangan itu keliling kampung. Hal itu lantaran perbuatan pasangan sejoli caleg itu telah mencemari lingkungan mereka.

“Berarti selama ini mereka telah mengotori kampung kami. Kami minta kampung kami dibersihkan, atau akan kami arak keliling kampung,” ujar beberapa warga yang berkerumun.

Setelah dilakukan mediasi, akhirnya Hairuddin bersedia menuruti keinginan  warga untuk “mencuci” Kampung. Hairuddin akhirnya berdamai dengan warga setempat dengan membuat surat pernyataan damai.

“Kita telah berdamai, sebab yang bersangkutan telah menyanggupi untuk membersihkan kampung kita ini. Tadi sudah dibuat surat  pernyataannya. Namun kami tetap meminta jika masih ingin tinggal disini dia harus memperbaharui Surat keterangan nikahnya sah, ya harus dinikahkan lagi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar jadi contoh kejadian ini tidak terulang lagi, “tambah Eko warga lainya. 

Sementara itu Hairudin dihadapan warga mengakui jika apa yang dilakukannya bersama seorang wanita itu merupakan hal yang salah. Dirinya pun mengaku sudah mempunyai istri sah dan saat ini dirinya merupakan caleg dari Partai Garuda Dapil II OKU dan merupakan mantan kades dua periode. 

“Artinya seperti ini demi tuhan saya tidak mau, dengan kejadian ini kita sama mawas diri, aku juga mawas diri. Aku tidak ngusil warga sini begitupun sebaliknya warga juga tidak ngusil saya jika seandainya nanti resmi atau direstui orang tua hubungan kami, “katanya usai mediasi. 

Hingga berita ini diturunkan, warga setempat mengaku akan mengadakan “cuci” kampung dengan memotong hewan ternak jenis kambing. 

“Rencana malam ini kami akan potong kambing untuk cuci kampung”kata warga saat dihubungi Minggu sore oleh portal ini. (Tin)