Pidsus Polres OKU Pantau Harga Beras di Pasar, Ini Hasilnya

Anggota unit Pidsus Polres OKU saat melaksankan pengecekan harga beras di Pasar tradisional di Baturaja OKU

Baturaja, sebimbing.com – Harga beras di pasar tradisional berangsur turun, walau tidak begitu signifikan. Namun, hal ini disambut antusias masyarakat Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel. 

Penurunan itu dipastikan saat anggota Pidsus Polres OKU, usai melaksanakan pemantauan harga sembako di beberapa pasar tradisional di kabupaten berjuluk Sebimbing Sekundang itu, pada Senin (4/3/2024). 

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Imam Zamroni melalui Kanit Pidsus Polres OKU Ipda Yendra Afrizal mengungkapkan beras medium mengalami penurunan seperti IR 64 dari Rp15.000 turun harga menjadi Rp14.500 per kilogramnya. 

Beras Premium  dari harga Rp15.000 menjadi Rp14.500, sementara beras jenis SPHP dari harga sebelumnya Rp15.500 menjadi 15.000.

“Jadi setelah kami melakukan pengecekan di beberapa pasar tradisional rata rata penurunan harga beras sekitar Rp 500 rupiah, ” Kata Ipda Yendra.

Tak hanya melakukan sidak di pasar tradisional, jajaran Satreskrim Polres OKU melalui unit Pidsusnya melakukan pengecekan di beberapa gudang sembako dan gudang Bulog. Hasilnya saat ini stok bahan pokok sembako terbilang aman. 

“Semua stok aman, kita akan terus melakukan pemantau menjelang Bulan suci Ramadhan, “ucapnya.

Sementara itu, M Deden warga Kapuran Desa Air Poh Kecamatan Baturaja Timur mengaku benar jika harga beras dipasaran mengalami penurunan. 

” Benar harga beras turun, tapi kalau untuk cabai masih tinggi. Kami harapkan semua sembako harganya stabil memasuki puasa nanti, “harap Deden. (Wid)