Pilkada di Tengah Pandemi, KPU OKU Harapkan Partisipasi Warga

Nasional, Oku, Politik, Sumsel140 Dilihat

KPU Launching Pilkada Secara Virtual

BATURAJA,SEBIMBING.COM РKomisi Pemilihan Umun (KPU) Ogan Komering Ulu (OKU) melaunching Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020. Namun Launching Pilkada Tahun 2020 ini dilakukan secara  Virtual.


“Ini pertama kali dilaksanakan dalam sejarah, KPU selaku penyelenggara tentunya harus mencari formulasi yang pas guna mensukseskan Pemilu tahun 2020”, ucap Ketua KPU OKU Naning Wijaya, ST. saat memberikan kata sambutan saat acara di Gedung Kesenian Baturaja, Sabtu, (22/08).

Lebih lanjut Naning mengatakan, semoga momentum Launching ini bisa menjadi acuan semangat kita untuk mensosialisasikan pemilu yang dilaksanakan 9 Desember tahun 2020.
Lebih lanjut Ketua KPU OKU ini mengatakan, tantangan di dalam pemilu tahun 2020 ini dilihat dari tingkat partisipasi warga, dan tentunya hal ini sudah menjadi tugas kita bersama untuk mencari formulasi agar tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten OKU melampui target yang telah ditentukan.

Adapun Target KPU Berada diangka 79%.
Diharapkan kiranya KPU, Komisioner KPU, PPK, PPS terus bersatu padu untuk meningkatkan partisipasi pemilih sehingga kita dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas, berkualitas dan dapat membanggakan warga Kabupaten OKU.


Sementara itu Ketua KPU Provinsi Sumsel Dra. Hj. Kelly  Mariana mengatakan harapan kita bersama dengan dilaksanakannya Launching Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKU Tahun 2020, Pemilu tahun 2020 dapat berjalan Lancar, Sukses dan berjalan sesuai apa yang menjadi harapan penyelenggara pemilih.


“Pemilu tahun 2020 tentunya sangat berbeda dengan pemilu seperti tahun-tahun sebelumnya dimana tahun ini seluruh negara mengalami Pandemi Covid-19 untuk itu pelaksanaan pemilu setiap tahapannya haruslah menerapkan protokol Kesehatan Covid-19”, ucapnya.


Pada saat ini kita berada di Tahapan Pemuktahiran Data Pemilih dimana penyelenggara mengharuskan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) dan penyusunan daftar pemilih hasil pemuktahiran data, dalam tahapan ini kita harus bekerja sama, bekerja dengan baik terlebih petugas PPS sehingga kita dapat menghasilkan DPT yang akurat dan dapat ditetapkan.


“Harapan kita semua semoga partisipasi pemilu tahun ini dapat meningkat serta pilkada berjalan aman, lancar dan dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas tinggi sesuai dengan harapan masyarakat”, sambungnya.


Gubernur Sumsel H. Herman Deru, bahwa Kabupaten OKU merupakan Kabupaten yang menjadi contoh untuk Kabupaten lainnya karena tahun ini merupakan Ke-4 kalinya Kabupaten OKU menyelenggarakan Pemilu semenjak dilakukannya pemekaran.


Kita ketahui bahwa pemilu yang diselenggarakan di Kabupaten OKU selama ini bejalan dengan sukses sesuai harapan, untuk itu mengajak kita semua untuk menjadikan pemilu ini tanggung jawab bersama, dan kita harus bekerja keras untuk mempertahankan status Zero Konflik, dengan selalu meningkatkan stabilitas keamanan daerah.


‘Pilkada dapat dimaknai sebagai pendewasaan masyarakat, karena keberhasilan suatu pilkada dapat dilihat dari pendewasaan politik dari masyarakat itu sendiri untuk menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin”, ujar Gubernur.


Seluruh Bupati Se-sumsel berkomitmen bahwa demokrasi bukanlah tujuan melainkan alat untuk mensejahterakan masyarakat.


Kepada penyelenggara berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat guna memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam memilih sehingga kita dapat melahirkan pemimpin yang maksimal juga.


Agar kiranya kita semua tetap memperhatikan keselamatan dalam melaksanakan tugas dengan terus mentaati protokol kesehatan Covid-19, diantaranya menggunakan masker, penyediaan sabun cuci tangan dan jaga jarak menghindari kerumunan massa, jika kita sudah menerapkan protokol Covid-19 dengan ketat masyarakat pun tidak akan ragu untuk memberikan hak suaranya.

“Mari kepada seluruh tokoh-tokoh politik untuk mensosialisasikan pemilu tahun 2020 serta kepada jajaran TNI dan POLRI agar dapat terus meningkatkan keamanan memastikan bahwa rakyat dapat menjalankan HAK untuk memilih pemimpinnya”, pungkasnya.(wrd)