PNBP,PKB dan BBNKB Samsat OKU Over “Dosis”

Ekonomi, Nasional, Oku, Sumsel144 Dilihat
Masyarakat saat dilayani di pelayanan terpadu Samsad OKU 1

Laporan: Widori

Baturaja,sebimbing.com – Pencapaian Penerimaan Negara Bukan Pajak  (BNPB) Satlantas Polres OKU dan Pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor UPTB Samsat OKU Satu pada tahun 2023 over dosis (over target red) mencapai puluhan milyar rupiah.

Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu nampaknya taat pajak kendaraan,hal ini terbukti antusias masyarakat ikut berpartisipasi meningkatkan pencapaian BPNB, Pajak Kendaraan, BBNKB, pada tahun lalu.

Satlants Polres OKU dan UPTB Samsat OKU 1 mengaku mencapai target bahkan over target yang ditentukan, capaian itu sendiri diketahui berkat salah satunya adanya program pemutihan yang digalakan Gubernur Sumsel Herman Deru.

Untuk pencapaian BNPB sendiri diketahui diangka enam milyar lebih, sementara pencapaian pajak kendaraan mencapai Rp 33 Milyar dari target 31 Milyar

Sedangkan untuk untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor mencapai Rp 27 Milyar lebih atau over target 0,8 persen.

“Capaian BPNBP pada PP nomor 76 Tahun 2020 alhamdulillah capaiannya khsusunya Polda Sumsel Polres OKU yang mencapai target pada tahun 2023 mencapai 6 Milyar lebih,”tutur Kanit Regident Satlantas Polres OKU Ipda Edi Marosa. Itu diungkapnya terdiri dari pencapaian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), SKUKP.

Sementara hal yang sama disampaikan Kepala Samsad OKU 1 Baturaja,Humaniora Basilibasmark SE MSi didampingi Kasi Penetepan dan Pembukuan dan Pelaporan Samsad OKU 1 Awang Herianto saat dibincangi diruang kerjanya menjelaskan salat satu fakator over target itu sendiri berkat program pemutihan pajak kendaraan dan balik nama oleh bapak herman Deru tahun lalu.

Dirincikanya,penerimaan BBNKB samsat OKU 1 tahun 2023 mencapai 100,8 persen, jumlah itu over target 0,8 persen. Sementara untuk penerimaan PKB mencapai Rp 33 Milyar lebih dari target Rp 31 Milyar, atau over dosis 108 persen.

“Syukur alhmadulillah berkat kepatuhan masyarakat memanfaatkan program serta kinerja pegawai sebagai contoh PKB kita surplus atau over 8 persen atau Rp 2 Milyar,”tutur pria yang akarab disapa Belly.

Belly mengaku walau ada pelemahan target diawal awal dan pertengahan, akibat beberapa factor daintaranya daya beli masyarakat, namu dikatakan Belly upaya mereka dengan melakukan pendekatan pihak ketiga semisalkan dealer untuk kendaraan baru bias didaftarkan.

Sementara diawal tahun 2024 ini, Samsad OKU sendiri mengaku pelayanan masih sepi, peningkatan itu sendiri diharapkan bisa terlaksana di tahun ini.

Disis lain masyarakat sendiri berharap pencapaian itu sendiri bisa dibarengi dengan penigkatan pelayanan serta fasilitas umum lainya khsusunya dibidang lalu lintas.(wid)