Saat Ditanya Wartawan “Entahlah Pak Lah Lupo Maklum Aku Sudah Tua” Sabar Ini Ujian Ucap Mantan Kadispenda OKU Diduga Otak Pelaku Korupsi Pajak Daerah

Hukum, Nasional, Oku, Politik, Sumsel1124 Dilihat

Mantan Kadispenda OKU Fahmi saat digiring petugas kejaksaan OKU untuk dititipkam di rumah tahanan klas 1 Baturaja

Baturaja,sebimbing.com – Setelah menjalani pemeriksaan yang panjang/mantan kepala dinas pendapatan daerah Fahmiudin (f) dan mantan bendaharanya Saiful (s) Pemda Ogan komering Ulu resmi ditahan kejaksaan negeri Baturaja.

Kedua tersangka diduga melakukan korupsi biaya punggutan pajak daerah pajak bumi bangunan pada sektor pertambangan,perkebunan dan perhutanan tahun anggaran 2015 sebesar 2 Milyar lebih

kedua tersangka diduga otak pelaku terbukti melakukan tindak pidana korupsi pungutan pajak daerah sektor pertambangan,perkebunan dan perhutanan pada tahun 2015 silam.

Kedua tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan serta keterangan pemeriksaaan 41 saksi serta pemeriksanaan tiga saksi ahli.

Kajari Baturaja Asnath Anytha Idatua Hutagalung menjelaskan pihaknya telah menemukan dua alat bukti dan berperan aktif, sehingga resmi menahan kedua tersangka, anggaran tersebut dicairkan melalui surat keputusan bupati tahun 2013 dan tahun 2007 dan ditandatangani bupati saat itu dan dibagikan ke para pejabat di jajaran Pemkab OKU meliputi eselon dua tiga dan empat dan asn maupun honorer Dispenda OKU.

Pihaknya sendiri telah menyita dokumen dokumen dan uang sebesar satu milyar empat ratus juta lebih dari inti permasalhan selaku pengguna anggaran seharusnya kedua tersangka mengetahui patut menduga surat keputusan bupati tersebut bertentangan dengan peraturan undang undang.

Ditanya masih adakah tersangka lain khususnya penerima korupsi, Kejari OKU akan melihat perkembanganya apabila menemukan dua alat bukti yang sah tidak ada alasan bagi pihaknya untuk tidak melanjutkan persidangan.

Dijelaskanya ancaman hukuman pidanan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun denda paling sedikit,untuk selanjutnya pihaknya menahan kedua tersangka di rutan baturaja dan akan dilimpahkan jaksa peneliti ke pengadilan tindak pidana korupsi pada pengadilan negeri klas 1 palembang.

Sementara itu mantan Kadispenda OKU Fahmi nampak hanya pasrah, saat keluarganya melepas dirinya dengan tangis hendak masuk ke mobil untuk ditahan di rutan Baturaja.

Fahmi saat ditanya wartawan mengaku dirinya sudah tua jadi engan berkomentar terkait penahan dirinya dan sudah lupa kapan dan berapa nilai uang yang diambilnya.

“Entahlah pak lah lupo, maklum sudah tua pak saya ini”ucapnya seraya berlalu digiring masuk ke mobil.(dr)