“Korban yang selamat Kulin ini penuh darah tiba di kampung kami dan meminta bantuan. Sontak kami menolong, lalu kami rujuk kerumah sakit ini,”terang Adli saksi mata yang turut menolong korban.
Korban sendiri saat itu mengalami beberapa luka, dan yang paling parah kata warga mengalami luka pada sisi muka sampai ke leher hingga telinga korban hilang.
“Korban yang kami tanya saat itu mengaku tiba tiba diserang oleh pelaku menggunakan parang dengan membabi buta. Korban lalu kabur kearah kampung,”jelasnya.
Nah, naas bagi korban satunya Rutimah yang merupakan janda masih berada dilokasi. Lalu, kemungkinan korban kembali melakukan penganiayaan hingga korban meninggal akibat luka disekujur tubuhnya.
“Nah, yang korban ini setelah kami dapat informasi langsung menuju kebun bersama warga kampung. Tapi korban sudah tidak bernyawa mengalami luka pada bagian tangan dan punggung korban. Saat itu ibu ini kami temukan dibelakang tak jauh dari pondok,”jelasnya.
Sementara itu, kesaksian lain datang dari Yuliandi pemilik kebun karet, yang mengatakan jika pelaku sendiri baru dua hari ikut bekerja di kebun miliknya. Sementara dua korban sudah lama hampir mencapai tiga tahun upahan menyadap karet.










