Dikatakan Taufiq, kegiatan ini untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan sebagai bentuk edukasi kepada anak-anak bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah dari penjajah namun sebuah perjuangan dan pengorbanan dari nenek moyang terdahulu.

“Ini sarana untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa kemerdekaan itu merupakan perjuangan dari kakek buyut mereka yang telah mengorbankan harta benda bahkan jiwa raga mereka untuk mebersihkan negeri ini dari penjajahan dan merebut kemerdekaan,” ujarnya.
Taufiq berharap dengan kegiatan ini anak-anak bisa mendapat pelajaran sekaligus memberikan kebahagian dan semangat optimisme untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan prestasi.

“Harapan kita event ini bisa memberikan dampak positif, anak-anak bisa mendapatkan pelajaran dan semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan hal positif dan prestasi,” harapnya.
Pantauan dilapangan para siswa dan wali siswa SIT Tuncen Baturaja tampak antusias mengikuti karnaval yang menampilkan berbagai macam kostum mulai dari kostum profesi, kostum merah putih hingga kostum perjuangan dari masyarakat indonesia.















