Sepanjang periode penilaian, SMBR berhasil menjalankan berbagai inisiatif strategis, antara lain melalui optimalisasi penggunaan energi alternatif, peningkatan efisiensi proses produksi, serta penguatan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, SMBR juga terus mendorong transformasi operasional berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Pencapaian PROPER Hijau ini sekaligus memperkuat posisi SMBR sebagai perusahaan industri semen yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ke depan, SMBR akan terus memperluas implementasi program-program keberlanjutan yang inovatif dan adaptif, sejalan dengan upaya mendukung target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(*/Ril)
















