Keperluan SMA diwilayah Kemelak kata Anggut telah lama dikehendaki, bagaimana tidak saat ini jarak tempuh kelurahan Kemelak menuju kota Baturaja yang terdapat banyak SMA negeri cukup jauh jika menggunakan jalur zonasi yang diterapkan saat penerimaan siswa baru setiap tahunya.
Nah, hal itulah menjadi kendala para siswa yang kebanyakan tidak bisa lulus di SMA yang menjadi zonasi. Sementara disisi lain tidak ada pilihan warga Kemelak untuk menyekolahkan anaknya di SMA negeri di wilayah Kecamatan Baturaja Timur.
“Alasan zonasi banyak anak anak di Kemelak yang tidak bisa masuk ke SMA negeri yang dituju misalkan SMAN 5 ataupun SMAN 1 yang terdekat jaraknya. Sementara diwilayah Kemelak tidak ada satupun SMA negeri,”katanya
Camat Baturaja Timur juga menambahkan, jika SMA negeri direalisasikan wilayah Kelurahan Kemelak, maka bukan hanya satu kelurahan yang dapat dijangkau oleh masyarakat, namun kelurahan Sepancar juga dipastikan akan lebih efektif untuk mendaftar SMA negeri.
“Jadi Kelurahan Kemelak dan Sepancar ini satu jalur di jalinsum. Maka dipastikan anak-anak tidak akan lagi mendaftar SMA yang ada di kota Baturaja jika ada SMA negeri di antara dua kelurahan itu,”tambah Camat Baturaja Timur Khairuddin Albar.










