Jawab Kritik Pasokan, Pertamina Klaim Penyaluran BBM Subsidi di OKU Sudah Over Kuota

Daerah, Nasional, Oku, Sumsel25 Dilihat
banner 468x60
Pemandangan antrian kendaraan di salah satu SPBU di Baturaja yang menganggu arus lalu lintas, parahnya banyak kendaraan yang sudah tidak layak jalan namun berulang mengisi BBM setiap harinya

banner 336x280

Saling Silang Data BBM OKU: Antrean Mengular Dipicu Keterbatasan Pasokan vs Klaim Optimalisasi Pertamina

BATURAJA,SEBIMBING.COM – Kondisi antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memicu pandangan berbeda antara pihak kepolisian dan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, menegaskan bahwa akar masalah dari antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU bukan sekadar karena praktik kecurangan. Menurutnya, pasokan BBM yang dikirim oleh pihak Pertamina memang masih kurang untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat OKU. “Sebetulnya yang menjadi kendala utama bukanlah masalah antrean, tapi memang kurangnya pasokan BBM dari Pertamina terhadap kebutuhan OKU sendiri,” ungkap Kapolres OKU saat pers rilis di Mapolres pada Selasa kemarin.

Menanggapi dinamika di lapangan, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyatakan pihaknya terus mengoptimalkan penyaluran. Pertamina mencatat bahwa realisasi penyaluran BBM bersubsidi di OKU hingga Juli 2026 sebenarnya telah melampaui kuota pemerintah, dengan rincian Biosolar mencapai 105,7% dan Pertalite mencapai 101,3%. Pertamina bahkan mengklaim telah menambah pasokan Biosolar sebesar 13,75% dan Pertalite sebesar 11,90% dari bulan sebelumnya.

banner 336x280