
Bupati OKU Teddy Meilwansyah: Bahasa Asing Penting, tapi Al-Qur’an Cetak Generasi Berakhlak
BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Teddy Meilwansyah menyoroti fenomena sosial di mana banyak orang tua saat ini lebih bangga jika anak-anak mereka menguasai bahasa asing dibandingkan menghafal Al-Qur’an. Keprihatinan ini disampaikan langsung oleh Bupati saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten OKU Periode 2026–2031.
Dalam penyampaiannya, Teddy meminta LPTQ OKU bergerak cepat untuk memberikan dampak nyata serta edukasi kepada generasi muda dan para orang tua. Menurutnya, pergeseran kebanggaan orang tua ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.
“Ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama. Bukan berarti bahasa lain tidak penting untuk dipahami, namun Al-Qur’an-lah yang membentuk generasi berakhlak dan berilmu,” ujar Teddy Meilwansyah.
Teddy menegaskan bahwa target utama dari pembinaan keagamaan ini bukan sekadar mencetak juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Lebih dari itu, LPTQ harus mampu melahirkan generasi Qurani yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, sekaligus berwawasan ilmu pengetahuan.










