Perubahan Pola Operasi Gas Prabumulih Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Nasional, Sumsel1396 Dilihat
banner 468x60

“Penyaluran perdana gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala ke LPG Plant Limau Timur adalah wujud nyata komitmen Pertamina dalam memastikan energi dalam negeri tersedia dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Langkah ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan LPG domestik,” ujar Djudjuwanto.

Ia menambahkan, perubahan pola operasi penyaluran gas dilakukan untuk menjaga keandalan produksi dan memastikan sistem penyaluran berjalan stabil dan aman.

banner 336x280

Struktur Gunung Kemala menjadi kontributor utama produksi gas, dengan dukungan Struktur Tundan dan Prabumulih Barat yang menjaga keseimbangan sistem penyaluran secara terintegrasi.

Optimalisasi penyaluran gas ini memungkinkan Pertamina mempertahankan kinerja produksi di tengah tantangan lapangan migas yang matang, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan energi impor.

Inovasi Pertamina ini berhasil meningkatkan produksi LPG dari 55 metrik ton per hari (MTD) menjadi 85 MTD dan kondensat dari 200 BOPD menjadi 350 BOPD tanpa melakukan pengeboran sumur baru. Produksi LPG masih dapat ditingkatkan menjadi 100 MTD.

banner 336x280