PLN, ANTAM dan HYD Garap Industri Baterai Rp96 Triliun, Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Nasional4 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, SEBIMBING.COM – Pemerintah terus mempercepat pembangunan ekosistem industri baterai nasional terintegrasi sebagai bagian dari agenda besar hilirisasi sumber daya alam Indonesia. Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan framework agreement antara PT PLN (Persero), PT Aneka Tambang Tbk. dan Konsorsium HYD Investment Limited melalui Indonesia Battery Corporation di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Kerja sama strategis ini menjadi langkah awal pengembangan industri baterai nasional dari sektor hulu hingga hilir dengan total investasi mencapai USD 6 miliar atau sekitar Rp96 triliun. Proyek tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi baterai hingga 20 gigawatt hour (GWh).

banner 336x280

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut proyek ini sebagai tonggak penting percepatan hilirisasi nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Bahlil, pengembangan industri baterai terintegrasi tidak hanya akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik, tetapi juga membuka sekitar 10 ribu lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

banner 336x280