PLN mendorong koordinasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan setempat agar pengelolaan tanam tumbuh dapat dilakukan secara tepat dan tidak mengganggu jaringan kelistrikan.
Audiensi juga membahas peluang pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kabupaten Lahat melalui penambahan fasilitas SPKLU.
Kehadiran infrastruktur pengisian kendaraan listrik diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pendukung kendaraan listrik sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Di sisi lain, penguatan infrastruktur kelistrikan dinilai memiliki keterkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Pasokan listrik yang andal dibutuhkan untuk mendukung kegiatan usaha, investasi, industri, serta berbagai sektor produktif masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., M.M., mengapresiasi keterbukaan PLN dalam menerima aspirasi yang disampaikan DPRD.
“Kami mengapresiasi keterbukaan PLN dalam berdiskusi dan menerima berbagai masukan yang kami sampaikan. Aspirasi masyarakat terkait keandalan jaringan, penyambungan baru, perluasan akses kelistrikan, maupun pengembangan infrastruktur lainnya menjadi bagian penting yang kami sampaikan dalam pertemuan ini,” kata Fitrizal.














