Menurutnya, penentuan titik tanam tiang tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keberadaan fasilitas umum dan kondisi lingkungan sekitar.
“PLN berkomitmen untuk menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkualitas. Melalui survei bersama stakeholder ini, kita memastikan titik tanam tiang tidak mengganggu fasilitas umum, tepat sasaran, serta meminimalisir potensi kendala saat proses konstruksi berlangsung,” ujar Bayu.
Langkah PLN tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI Dapil Sumatera Selatan II, H. Iskandar, S.E.
Ia menyambut positif respons PLN yang turun langsung ke lapangan untuk melihat kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pemerataan akses listrik di wilayah pedesaan.
Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara PLN dan pemangku kepentingan, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap jaringan listrik dapat segera direalisasikan.
Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi, Kaliman, dan Kepala Desa Sipatuhu, Dedi Irawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung jajaran PLN di wilayah mereka.















