Selain kerusakan material yang lumayan parah, medan yang licin, jarak pandang yang terbatas, serta potensi bahaya susulan akibat cuaca yang belum sepenuhnya membaik menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan. Merekapun harus bekerja ekstra keras hingga malam hari di bawah guyuran hujan demi mempercepat proses penormalan.
Team Leader Teknik PLN ULP Muara Enim, Muhammad Rizki, menegaskan bahwa meskipun penanganan dilakukan secara cepat dan dalam kondisi darurat, aspek keselamatan kerja personil di lapangan tetap menjadi prioritas paling utama yang tidak boleh diabaikan.
“Kondisi di lapangan memang sangat menantang dengan guyuran hujan deras dan angin kencang. Namun, seluruh personel teknik bekerja secara maksimal dan serentak di beberapa titik penanganan. Dalam situasi seberat apa pun, kami tetap mematuhi seluruh standar dan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap dan mitigasi risiko kelistrikan wajib diterapkan sebelum tindakan teknis dilakukan. Kami memastikan pekerjaan ini berjalan aman, baik bagi para petugas maupun lingkungan sekitar,” tegas Muhammad Rizki.
