Supriono Kehilangan Satu Tangan, YLBH Ganta Sriwijaya Layangkan Somasi terhadap PLN UP3 OKU Selatan

Daerah, Oku, Sumsel1630 Dilihat
banner 468x60

“Beliau kini cacat permanen, kehilangan tangan dan jari kaki. Padahal, ia satu-satunya tulang punggung keluarga,” ujar M. Syarif Hidayat, SH, kuasa hukum korban dari YLBH Ganta Sriwijaya, saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu 27 Agustus 2025 seperti dikutip ketik.com.

Yang lebih memprihatinkan, hingga kini keluarga Supriono terbebani biaya pengobatan yang telah menembus Rp115 juta. Padahal, korban adalah warga tidak mampu yang sudah mengantongi surat resmi dari pemerintah setempat.

banner 336x280

“Warga miskin dibebani biaya ratusan juta, sementara dia sudah kehilangan anggota tubuh. Ini sangat ironis. PLN harus bertanggung jawab, jangan lepas tangan,” tegas Syarif.

Meski sempat ada pegawai PLN yang menjenguk korban, hingga kini belum ada kepastian bantuan maupun pertanggungjawaban dalam hal biaya. Karena itu, YLBH Ganta Sriwijaya akan segera melayangkan surat somasi kepada PLN UP3 OKU Selatan dan menembuskannya ke Kementerian BUMN.

“Kami minta perhatian khusus, baik dari PLN di tingkat wilayah maupun regional Sumbagsel. Korban sudah cacat permanen, dan jelas membutuhkan kepastian serta perlindungan,” pungkasnya.(Tin/*/ktk)

banner 336x280