Oleh sebab itu, Teddy berharap pelatihan yang dilakukan setiap lembaga kursus secara gratis bantuan pemerintah ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta. Sehingga hasil dan kemampuan yang dimiliki saat kursus bisa tersalurkan ke dunia usaha.
“Saya berpesan kepada anak-anak PKK dan PKW untuk menjadi tenaga terampil berkualitas, ikuti pelatihan ini dengan giat dan semangat, jangan sampai pelatihan ini diikuti dengan alakadarnya saja apalagi ini gratis bantuan pemerintah,”tegas Teddy.
Tak hanya itu, Teddy mengaku telah menyiapkan anggaran di tahun ini untuk membantu atau mengguyur pendanaan terhadap lembaga kursus yang ada di OKU. Dan kedepan Teddy memerintahkan secara tegas akan memanggil seluruh perusahaan dan pelaku usaha untuk berkolaborasi dan koordinasi untuk memberikan peluang kerja terhadap para peserta kursus ini.
“Silahkan koordinasi pelaku kursus, tadi saya dengar itu sudah dianggarkan, jadi betapa tanggap dan responsif pemkab OKU ini. Kedepan juga kita undang seluruh perusahaan dan pelaku usaha di Oku ini apa yang mereka butuhkan pekerjanya, sehingga pelatihan ini tidak sia-sia dan fokus pada kebutuhan. Saya yakin dan percaya bahwa terselenggaranya kursus selama ini menjadi alternatif dan solusi guna meningkatkan kapasitas tenaga kerja yang ada di OKU,”tukas Teddy.















