Menurut Teddy, Pencanangan ZI WBK WBBM ini telah lama dicanangkan oleh Pemkab OKU, hal itu dilakukan agar dapat merubah mindset seluruh OPD dan ASN di OKU untuk menuju pelayanan yang lebih baik dan maksimal kepada masyarakat.
“Kadang ZI ini jadi bahan cemoohan dan pesimisme bagi orang yang tidak mau maju, ini stigma yang salah, ZI ini sama dengan Niat kita agar lebih baik, jadi jangan takut,
ZI ini adalah sebagai pembatas dan pengingat dan sebagai penyemangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jangan ragu kita coba niatkan agar OKU lebih baik dan maju,” imbuhnya.
Teddy juga meminta agar seluruh OPD mendukung implementasi ZI ini dan segera membuat rancangan aksi implementasi ZI. “saya juga mengucapkan terimakasih kepada yang hadir hari ini. Ini menjadi awal bagi kita untuk menjadi yang lebih baik. Mari sama-sama kita kejar ketertinggalan dan mewujudkan ZI ini. Budaya kerja sudah berubah, kita bukan dlayani tapi untuk melayani masyarakat,” tukasnya.
Sementara itu kepala BPKP Sumsel Supriyadi dalam paparan dan sambutannya sangat mengapresiasi langkah awal Pemkab OKU dalam mewujudkan ZI. “Pada prinsipnya ZI ini adalah kewajiban yang harus di implementasikan,” kata Supriyadi.
















