
BATURAJA, SEBIMBING.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya vidio viral dugaan pencemaran sungai Air Kuning di Desa Kurup Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU. Aliran sungai yang menjadi urat nadi warga setempat dilaporkan berubah warna menjadi hitam pekat akibat diduga tercemar limbah operasional pabrik.
Dugaan pencemaran lingkungan ini mengarah pada aktivitas PT Karya Inti Tani (KIT), sebuah perusahaan pengolahan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah tersebut. Berdasarkan rekaman video yang beredar, warga memperlihatkan saluran pipa pembuangan yang diduga mengalirkan cairan hitam pekat dengan debit deras langsung menuju ke badan sungai.
Kondisi ini memicu keresahan mendalam bagi masyarakat sekitar. Terlebih lagi, sejumlah sumur gali milik warga saat ini dilaporkan sedang mengalami kekeringan. Dampaknya, masyarakat tidak memiliki pilihan lain selain tetap memanfaatkan air sungai tersebut untuk kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus) sehari-hari.
“Kami tidak punya pilihan lain. Sumur kering, terpaksa menggunakan air sungai,” ujar salah seorang warga. Akibat penggunaan air yang diduga tercemar, sejumlah warga dilaporkan mulai mengeluhkan penyakit gatal-gatal pada kulit. Selain dampak kesehatan pada manusia, warga juga menemukan banyak bangkai ikan yang mengambang mati di sepanjang aliran sungai.
















