Kepala Dinas LH OKU, Brigman, mengemukakan bahwa pihaknya. saat ini sedang melakukan uji laboratorium terhadap sampel air sungai yang diduga tercemar.
“Saat ini hasil dari cairan yang diduga limbah tersebut tengah diperiksa secara intensif oleh tim ahli kami,” kata Brigman.
Ia juga mengakui bahwa pihak dinas baru mengetahui secara mendetail mengenai eskalasi kasus ini setelah adanya laporan resmi dan aduan dari masyarakat Desa Kurup. DLH berjanji akan merilis hasil uji laboratorium tersebut secara transparan kepada publik begitu proses pemeriksaan selesai.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan manajemen PT KIT yang hadir dalam mediasi tersebut enggan memberikan pernyataan ataupun komentar sedikit pun kepada awak media terkait tudingan pencemaran limbah tersebut.(Ads)










