Pendidikan Harus Menjadi Gerakan Bersama di Usia 116 Tahun OKU

Daerah, Oku, Pendidikan184 Dilihat
banner 468x60

Era digital telah mengubah cara belajar, bekerja, dan berinteraksi. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mampu membimbing peserta didik berpikir kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di sisi lain, peserta didik dituntut memiliki literasi digital yang baik agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, bukan sekadar menjadi konsumen informasi.

Sayangnya, transformasi tersebut belum sepenuhnya berjalan merata. Masih terdapat kesenjangan fasilitas pendidikan antara sekolah di pusat kota dan wilayah Pedesaan maupun wilayah 3 T yang lebih jauh dari pusat pemerintahan. Akses internet, perangkat pembelajaran digital, laboratorium, hingga perpustakaan yang representatif masih menjadi kebutuhan di sejumlah sekolah. Kesenjangan ini harus menjadi perhatian agar setiap anak di OKU memperoleh kesempatan belajar yang setara.

banner 336x280

Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah penguatan karakter. Kemajuan teknologi membawa manfaat besar, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa menurunnya etika bermedia sosial, meningkatnya penyebaran informasi yang tidak benar, serta melemahnya budaya membaca dan berdiskusi. Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus membentuk generasi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, toleran, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

banner 336x280