Manajemen PT Karya Inti Tani Tegas Tolak Alihkan Bongkar Muat: Kami Tak Mau Ambil Risiko Hukum!

Daerah, Nasional, Oku, Sumsel77 Dilihat
banner 468x60
Pihak PT KIT menghadiri mediasi bersama warga Desa Kurup

BATURAJA,SEBIMBING.COM – Proses mediasi antara masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan manajemen PT Karya Inti Tani berjalan cukup panas. Isu lingkungan terkait limbah diduga hanya menjadi pintu masuk, sementara perebutan hak kelola bongkar muat komoditas disinyalir menjadi tujuan utama dari tuntutan tersebut.

banner 336x280

Manajemen PT Karya Inti Tani melalui humasnya Febriano secara tegas menolak tuntutan pengalihan hak bongkar muat kepada Serikat Pekerja Makmur (SPM) Kurup Makmur. Pihak perusahaan menyatakan telah terikat kontrak resmi dengan Serikat Pekerja (SP) Voetink Jagat Perkasa.

Alasan Pemutusan Hubungan Kerja Sama

Pihak manajemen mengungkapkan alasan di balik pergantian pengelola bongkar muat dari mitra sebelumnya. Beberapa poin utamanya, dikatakan Febri, Perusahaan sempat mempercayakan pengelolaan bongkar muat kepada SP Kurma. Nah namun di tengah jalan, beberapa pengurus SP Kurma terlibat kasus hukum hingga menjadi narapidana. 

Keputusan manajemen Demi keamanan operasional, perusahaan memutus kontrak SP Kurma dan menunjuk SP Voetink Jagat Perkasa. Perusahaan menolak mengambil risiko hukum baru dan tidak bisa merealisasikan tuntutan demonstran,”katanya.

banner 336x280